Korut Desak Penyerbuan Kedutaan di Spanyol Diusut

bendera Korea
Ilustrasi bendera Korea Utara. (John Pavelka/Wikimedia Commons)

Jakarta, Posmetro Indonesia– Pemerintah Korea Utara mendesak aparat keamanan Spanyol mengusut penyerangan terhadap kedutaan besar mereka di Ibu Kota Madrid. Mereka mengklaim aksi itu sebagai serangan teroris dan melanggar hukum internasional.

“Penerobosan, pendudukan serta pemaksaan terhadap misi diplomatik adalah pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional. Aksi ini tidak bisa ditoleransi,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Korea Utara, seperti dilansir Associated Press, Minggu (31/3).

Lihat juga: Jokowi ‘Hopeless’ Kemudian Prabowo Dominasi di Satu Segmen

Sebuah organisasi berjuluk Cheollima Civil Defense (CCD) mengaku bertanggung jawab atas penyerangan terhadap kedutaan besar Korea Utara di Madrid, Spanyol, pada 22 Februari lalu.

Melalui situsnya, CCD mengatakan kelompoknya telah berbagi informasi yang diperoleh hasil penyusupan dengan Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI). Kelompok yang pernah mendeklarasikan diri sebagai pemerintah tandingan Korut itu menganggap informasi-informasi tersebut “bernilai besar”.

Saat ini mereka menyatakan menghentikan sementara kegiatan, karena aksi mereka membetot perhatian dunia.

CCD membenarkan serangannya terhadap kedutaan Korut. Mereka menyebutkan fasilitas diplomatik Korut cuma kedok untuk menyamarkan sejumlah kegiatan ilegal.

Lihat juga: Tel Aviv Diserang Roket dari Gaza, Sirene Menggema di Kota

“Kegutaan dan kantor rezim Korut adalah pusat perdagangan narkotika dan senjata, serta media bagi kelanjutan propaganda rezim otoriter yang secara sistematis melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap warganya sendiri (dan negara lainnya),” papar CCD,

Kelompok CCD menyatakan bertujuan untuk menumbangkan rezim pemimpin Korea utara, Kim Jong-un. Mereka juga mengklaim menjaga anak dari mendiang saudara tiri Kim Jong-un, Kim Jong-nam.

Jokowi ‘Hopeless’ Kemudian Prabowo Dominasi di Satu Segmen

pemilihan presiden (Pilpres) 2019
Suasana pada debat keempat pemilihan presiden (Pilpres) 2019 yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, 30 Maret 2019.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Ada pemandangan berbeda pada sikap capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam debat capres ke-4 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu malam (30/3). Prabowo cenderung lebih agresif terutama di segmen pertahanan dan keamanan.

Hal itu diutarakan pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno. Menurut dia, Prabowo lebih mendominasi dan benar-benar berdebat tidak seperti di debat capres pilpres 2019 yang pertama ataupun kedua.

“Optimal memanfaatkan tema pertahanan dan keamanan juga ingin menunjukkan superioritasnya,” ucap Adi saat dihubungi CN, Sabtu (30/3).

Adi mengatakan Prabowo jelas ingin dan berhasil memanfaatkan tema pertahanan dan keamanan. Nampak dari gestur dan intonasi saat berbicara. Bahkan, Prabowo kerap berani membantah apa yang disampaikan capres nomor urut 01 Joko Widodo.

Lihat juga: Buka Pameran di Kemenperin, JK Goreskan Angka Satu

Adi mafhum. Prabowo memang puluhan tahun berada di TNI sehingga tahu betul segi ideal pertahanan dan keamanan dalam negeri. Karenanya, bisa bicara banyak dan berani membantah apa yang disampaikan Jokowi mengenai kondisi pertahanan dan keamanan Indonesia saat ini.

Dia pun tidak sungkan mengatakan bahwa Indonesia lemah di segmen tersebut.

Adi mengatakan keagresifan Prabowo tidak hanya mempengaruhi Jokowi di segmen pertahanan dan keamanan, tetapi juga di segmen selanjutnya. Adi melihat Jokowi cenderung menjadi layu usai Prabowo bersikap agresif.

Lihat juga: Veteran TNI Bandingkan Pilpres 2019 dengan Agresi Belanda

Hal itu nampak dari sikap Jokowi yang beberapa kali tidak memanfaatkan waktu untuk biasa. Misalnya saat memberi pertanyaan Prabowo.

“Mungkin Pak Jokowi sudah hopeless juga untuk membantah atau menjabarkan pertanyaan dengan lebih luas,” kata Adi.

Selain itu, Jokowi juga nampak mengulangi apa yang sudah disampaikan. Misalnya soal digital melayani (Dilan), radar yang telah terinterigasi, dan poros maritim yang dibangun sejauh ini. Transparansi dan pentingnya kecepatan teknologi pun kerap diutarakan ulang.

“Itu diulang-ulang seakan kehabisan amunisi,” kata Adi.

Jokowi
Jokowi dinilai memberikan jawaban yang berulang saat debat keempat pilpres 2019.

Adi memprediksi 2 hal mengapa Jokowi seolah tidak siap meladeni Prabowo yang begitu agresif di debat kali ini.

Pertama, menurut Adi, TKN ingin mengeksploitasi segmen ideologi. Menurut dia, mereka memang bisa mendominasi terutama jika mengaitkan Prabowo dengan isu mendirikan negara khilafah.

Jokowi pun bisa menguatkan dengan memaparkan langkahnya membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia yang tergolong radikal. Namun, itu justru tidak berhasil.

Lihat juga: Demokrat Siapkan Jansen untuk Ladeni PSI Debat 7 Hari 7 Malam

Prediksi Adi yang kedua yakni TKN menduga Prabowo tidak akan agresif seperti pada debat capres pertama dan kedua. Karenanya, TKN tidak mempersiapkan data yang detail serta amunisi tambahan bilamana Prabowo agresif.

“Di debat capres sebelumnya Prabowo kan seolah tidak mau debat. Monoton. Tetapi sekarang agresif. Menyerang membantah dan seterusnya. Mungkin TKN mulanya underestimate Prabowo,” ucap Adi.

Adi menegaskan bahwa Prabowo mendominasi debat capres ke-4. Prabowo tidak hanya nampak menguasai segmen, tetapi juga membuat Jokowi ‘lesu’ di segmen berikutnya.

PrabowoPrabowo
Prabowo dinilai lebih agresif di debat keempat pilpres 2019.

Namun, dia enggan bicara soal elektabilitas kedua capres pascadebat. Adi tidak mau bicara demikian karena terlalu dini. Pula, elektabilitas pun memiliki alat ukur dengan metode tertentu dan membutuhkan ribuan responden.

“Tapi Prabowo mendapat sentimen positif. Beda dengan debat capres pertama dan kedua. Sentimen itu modal untuk meningkatkan elektabilitas,” kata Adi.

Buka Pameran di Kemenperin, JK Goreskan Angka Satu

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Wakil Presiden JK menggoreskan angka satu saat membuka pameran unggulan produk narapidana di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (26/3).

Aksi Jusuf K ini sempat mengundang tawa dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Lihat juga: Veteran TNI Bandingkan Pilpres 2019 dengan Agresi Belanda

Awalnya, JK diminta menggoreskan kuas di atas kanvas kosong warna putih sebagai tanda pembukaan pameran.

JK diberi kebebasan untuk menggambar apapun menggunakan kuas tersebut.

Ketua Dewan Penasihat Tim Kampanye (TKN) Jokowi-Ma’ruf itu lantas memilih menggambar angka 1.

Sontak para tamu yang hadir turut tertawa dan bertepuk tangan melihat gambar yang dibuat JK. Terlihat angka satu dengan kuas kuning memenuhi kanvas.

Lihat juga: Demokrat Siapkan Jansen untuk Ladeni PSI Debat 7 Hari 7 Malam

JK dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran produk narapidana tersebut.

Dia mengatakan narapidan harus mendapat pembinaan yang baik agar bisa kembali diterima masyarakat, salah satunya dengan cara pelatihan wirausaha.

“Dengan produktivitas yang baik akan menghasilkan bangsa yang baik. Maka dengan penuh harapan dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu, pembinaan ini dapat dilanjutkan dan menghasilkan produk-produk yang bermanfaat,” ucap JK.

Lihat juga: Kampanye Prabowo, Mulai dari Makassar Berakhir di Tanggerang

Tel Aviv Diserang Roket dari Gaza, Sirene Menggema di Kota

Ledakan Israel

Jakarta, Posmetro Indonesia – Sebuah roket dari Jalur Gaza dilaporkan menerjang utara Tel Aviv, Israel, pada Minggu (24/3) hingga melukai 6 enam orang dan memicu sirine darurat berbunyi di tengah ibu kota tersebut.

Kepolisian melaporkan bahwa roket yang diduga berasal dari Jalur Gaza itu jatuh di Mishmeret, sebuah kota pertanian di utara Tel Aviv, pada Minggu dini hari.

Lihat juga: Trump Tetap Waspada Meski ISIS Sudah Dikalahkan

Polisi mengatakan sebuah rumah terbakar akibat terkena roket tersebut. Layanan ambulans Magen David Adom  menyatakan pihaknya merawat 6 orang penghuni rumah itu yang terluka.

Roket itu jatuh beberapa menit setelah angkatan udara Israel menyerang basis Hamas di Gaza. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Palestina terkait peristiwa itu.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga sedang berada di Washington DC, Amerika Serikat, untuk bertemu Presiden Donald Trump.

Lihat juga: Korsel Dihebohkan Skandal Kamera Tersembunyi Di Motel

Roket itu menerjang Tel Aviv ketika Israel tengah bersiap menggelar pemilihan umum pada 9 April mendatang, di mana Netanyahu tengah mengamankan periode kelimanya.

Serangan roket juga terjadi ketika ketegangan di perbatasan meningkat menjelang peringatan. Protes besar-besaran warga Palestina di perbatasan Gaza yang telah berlangsung sejak Maret 2018 lalu.

Protes itu tidak jarang berakhir ricuh dan memicu bentrokan antara warga Palestina dan militer Israel. Setidaknya 258 warga Palestina tewas ditangan militer Israel dalam demonstrasi besar-besaran yang terjadi itu.

Veteran TNI Bandingkan Pilpres 2019 dengan Agresi Belanda

veteran RI
Ilustrasi veteran RI.

Jakarta, Posmetro IndonesiaLegiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menyoroti ancaman perpecahan jelang Pilpres 2019. Kondisi jelang pencarian pemimpin bangsa ini pun disandingkan dengan kondisi saat Agresi Militer II Belanda pada 1948.

Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo mengatakan ancaman perpecahan bangsa diakibatkan perbedaan politik di masyarakat.

“Dengan demikian, dengan kondisi sekarang saya teringat rasa ketika pada tahun 1948 RI kita diserang oleh Belanda. Pemerintah waktu itu tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Sayidiman dalam jumpa pers di Gedung Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Jakarta, Senin (25/3).

Dia menceritakan pada masa mempertahankan kemerdekaan itu pemerintahan Indonesia lumpuh. Namun, TNI dan rakyat yang dipimpin Jenderal Soedirman memilih tetap melawan Belanda dan sekutu lewat strategi perang gerilya.

Lihat juga: Demokrat Siapkan Jansen untuk Ladeni PSI Debat 7 Hari 7 Malam

Kombinasi itu, kata Sayidiman, berhasil merawat keutuhan persatuan dan kesatuan Indonesia hingga diakui dunia pada 27 Desember 1949.

Kini persatuan yang diwujudkan TNI dan rakyat itu, kata Sayidiman, harus kembali diulang. Dia mengatakan TNI dan rakyat harus solid melawan ancaman perpecahan jelang pemilu.

“Mungkin ada selisih pendapat, tapi menghadapi pemilihan presiden dan legislatif jangalah ambisi pribadi begitu berlebihan sehingga mengorbankan persatuan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum LVRI Letjen (Purn) Rais Abin meminta TNI-Polri solid mendukung Pemilu 2019 yang dilaksanakan serentak antara pileg dan pilpres dengan sikap netralitas.

Dia juga meminta seluruh masyarakat untuk berkampanye sehat, ridak menebar hoaks, fitnah dan juaran kebencian hanya untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon.

“[Kondisi saat ini] cukup menggangu pikiran kami karna tidak mau akan berdampak jangka lebih panjang. Mau ke mana negeri ini kalau tidak diselesaikan sekarang?” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Panglima Pasukan Perdamaian PBB tersebut.

Lihat juga: Kampanye Prabowo, Mulai dari Makassar Berakhir di Tanggerang

Trump Tetap Waspada Meski ISIS Sudah Dikalahkan

Presiden Trump
Presiden Trump mengaku tetap waspada meski ISIS sudah ditaklukkan.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Meski negara Islam dan Suriah (ISIS) sudah dikalahkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku pihaknya tetap waspada dengan ancaman sisa kekuatan kelompok teroris ini serta propagandanya.

“Kami akan tetap waspada sampai akhirnya [ISIS] dikalahkan dimana pun dia beroperasi,” kata Trump dalam sebuah pernyataan, Sabtu (23/3) dikutip dari AFP.

Lihat juga: Korsel Dihebohkan Skandal Kamera Tersembunyi Di Motel

Diberitakan sebelumnya, Pasukan Demokratik Suriah (SDF)  yang disokong oleh koalisi Amerika Serikat mengklaim bahwa benteng pertahanan terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, telah ditaklukkan.

Trump melanjutkan pihaknya akan terus bekerja dengan sekutu untuk memerangi terorisme sambil membela kepentingan negaranya.

“Amerika Serikat akan membela kepentingan Amerika kapanpun dan dimanapun diperlukan. Kami akan terus bekerja dengan mitra dan sekutu kami untuk benar-benar menghancurkan teroris Islam Radikal.” ucapnya.

Lihat juga: Wakil PM Selandia Baru Janji Bantu Keluarga WNI Korban Teror

Trump juga memperingatkan kaum muda terhadap bahaya propaganda ISIS. 

“Kepada semua orang muda di internet yang percaya pada Propaganda ISIS, Anda akan mati jika Anda bergabung. Sebaliknya, pikirkan tentang memiliki kehidupan yang hebat,” katanya.

Penjabat sekretaris Pertahanan Patrick Shanhan menyambut kekalahan ISIS ini adalah “tonggak penting,” tetapi menyebut bahwa “pekerjaan masih jauh dari selesai.” 

Lihat juga: Model Saksi Sidang Seks Berlusconi Diduga Diracun Radioaktif

“Kami akan melanjutkan pekerjaan kami dengan koalisi global untuk menolak tempat perlindungan ISIS dimana pun di dunia,” katanya.

“Kami tetap berkomitmen untuk kekalahan abadi ISIS dan kami yakin bahwa kami akan menang,” imbuh dia.

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford, Jr menambahkan bahwa “militer AS tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Koalisi dan mitra regional kami untuk memastikan kekalahan abadi ISIS.” 

Demokrat Siapkan Jansen untuk Ladeni PSI Debat 7 Hari 7 Malam

Andi Arief
Politikus Demokrat Andi Arief siap mengirmkan Jansen Sitindaon (kiri) untuk meladeni PSI berdebat 7 hari 7 malam.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyatakan siap berdebat dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bahkan Demokrat menurutnya siap meladeni debat selama 7 hari 7 malam.

Pernyataan Andi tersebut menanggapi iktikad PSI yang mendambakan KPU tidak hanya mengadakan debat capres-cawapres, melainkan juga debat antarparpol peserta Pemilu 2019.

“Kalau PSI mau bedebat dengan Partai demokrat, kader kami Jansen Sitindaon siap berdebat 7 hari 7 malam dengan segala topik di kantor PSI,” tutur Andi melalui pesan singkat kepada CNN, Sabtu (23/3).

Lihat juga: Kampanye Prabowo, Mulai dari Makassar Berakhir di Tanggerang

Tidak hanya dengan PSI, Andi menegaskan siap berdebat dengan partai mana pun. Dia bahkan menilai debat antarparpol merupakan usul yang bagus.

Namun, menurutnya, lebih baik KPU hanya menggelar debat antarparpol yang telah memiliki elektabilitas di atas 2% berdasarkan survei Litbang Kompas terbaru. KPU dinilai tidak perlu mengakomodir debat parpol dengan elektabilitas di bawah 1%.

Merujuk dari hasil survei Litbang Kompas, parpol yang memiliki elektabilitas di bawah 1% antara lain PKPI, Garuda, Hanura, PBB, dan PSI.

“Karena waktu tidak memungkinkan saya usul partai nol koma berdebat dengan nol koma. adapun yang 2 koma ke atas boleh digelar KPU. Namanya pra-kualifikasi,” tutur Andi.

Partai Solidaritas Indonesia.
Partai Solidaritas Indonesia.
Lihat juga: Fadli Zon Tidak Ambil Pusing Jokowi Ungguli Prabowo Di Survei

Sebelumnya, usulan debat antarparpol peserta Pemilu 2019 disampaikan Ketua Umum PSI Grace Natalie. Menurutnya, publik masih membutuhkan informasi mendalam mengenai 16 parpol yang berkontestasi dalam Pileg.

“Agar publik bisa menilai kualitas dari partai yang akan mereka dukung. Bagi kami, debat ini penting untuk memastikan kualitas DPR mendatang tidak lebih buruk,” tutur Grace di Medan, Sumatera Utara pekan lalu.

Juru Bicara PSI Azmi Abubakar kemudian mendatangi kantor KPU untuk memberikan usul tersebut secara langsung kepada komisioner. Sejauh ini, KPU masih membahas usul tersebut.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan perlu mengatur waktu dan anggaran jika mengakomodir usul PSI. Dia pun berjanji membicarakan hal tersebut beersama KPU dalam rapat pleno.

Lihat juga: Dana Abadi Riset yang Disinggung Ma’ruf Sudah Masuk APBN 2019

“Nanti saya sampaikan dalam rapat pleno. Saya tidak bisa janjikan akan dijalankan kapan. Nanti kita bahas dulu,” tutur Arief di kantor KPU, Jakarta, Jumat (15/3).

Pengakuan Seungri soal Burning Sun sampai Wanita Panggilan

Seungri
Seungri buka suara atas kasus yang menjeratnya.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Seungri akhirnya buka suara atas kasus wanita panggilan yang membuatnya menyandang status tersangka. Dalam wawancara terbaru, Jumat (22/3) mantan personel BIGBANG itu ‘curhat’ karna apa yang menjadi pemberitaan di media tentangnya jauh dari kenyataan.

“Saya ingin berbicara tentang kenyataan yang saya tahu, dan membantu situasi ini,” ujar Seungri yang mengaku apa yang dia lakukan memang tidak pantas bagi seorang figur publik.

Salah satu pemilik Burning Sun, kelab malam yang tersandung kasus pelecehan seksual dan perdagangan narkotika itu menuturkan dirinya terlibat di “bisnis yang salah.” Ditanya apakah bisnis yang dimaksudnya adalah Burning Sun, Seungri mengiyakannya tanpa basa-basi.

Namun menurutnya ada miskonsepsi soal bisnis yang dimilikinya.

Lihat juga: Angela Lee Ogah Klarifikasi ke Hilda Vitria

“Saya pikir itu karena saya berkata di I Live Alone dan program lain bahwa ‘Saya mengoperasikan seluruh bisnis saya dan saya adalah ‘kaki’ bagi bisnis-bisnis itu,'” dia mengawali. Namun sebenarnya itu hanya sebagai penarik anak-anak muda ke bisnisnya.

“Investor keleb dan hotel [yang saya miliki] ingin menarik [perhatian]  anak muda, juga orang asing, jadi nama dan citra saya digunakan untuk promosi, yang mungkin menyebabkan kesalahpahaman,” Seungri melanjutkan. Dia sendiri tidak berpikir panjang soal itu.

“Saya menikmati menjadi DJ jadi saat itu saya tidak berpikir itu ide yang buruk, dan karena itu kelab yang dijalankan hotel, saya tidak berpikir ada hal buruk yang terjadi.”

Seungri bahkan mengaku dia tidak pernah ikut 1 pertemuan pun dengan Burning Sun. Dia juga tidak punya daftar karyawan di kelab malam itu, demikian juga gaji mereka.

Lihat juga: Billy Syahputra Bilang Begini, Hilda Vitria Tidak Akui Dia Pacar

Karena itu Seungri pun sebenarnya tidak tahu-menahu soal aktivitas ilegal di kelab itu, seperti pelecahan seks, peredaran obat-obatan terlarang, obat untuk memekorsa, sampai perekaman video ilegal. Dia juga tidak tahu apa-apa soal penggelapan pajak di Burning Sun.

Hanya saja, dia mengakui dirinya memang pernah bertemu CEO Le Moon Ho 5 tahun lallu di Club Arena. Katanya Lee Moon Ho dan Lee Sung Hyun lah yang berwenang atas semuanya.

“Saya benar-benar hanya wajah dari kelab itu. Yang saya lakukan hanya meminjamkan nama saya dan berinvestasi sebesar US$8,800 melalui Yuri Holdings,” ucapnya menegaskan.

Katanya lagi, “Saya tidak tahu apa-apa, saya hanya promosi untuk mereka.”

Lihat juga: Terciduk Berduaan, Ranty Maria dan Mischa Chandrawinata Pacaran?

Soal percakapan dengan Jung Joon Young di grup KakaoTalk yang menjeratnya, Seungri menjawab dirinya tidak ingat karena itu dari 2015. “Bagaimana kau bisa ingat percakapan dari 3 tahun lalu? Saya tidak ingat itu. Saya tidak percaya saya bakal mengatakan sesuatu seperti yang dituduhkan pada saya,” ujarnya membela diri.

Seungri percaya percakapan itu hanya buat-buatan.Dia mengatakan, wanita yang dimaksud di situ adalah seorang dari Singapura bernama Kimmy.

“Dia adalah anak dari pemilik klub sepakbola. Dia banyak membantu saya, jadi saya hanya ingin mencarinya,” ujarnya. Seungri tetap membantah dia terlibat dalam prostitusi.

Tidak hanya itu, Seungri juga membantah seluruh tudingan kepadanya, termasuk pertemuan dengan polisi senior Yoo In Suk yang disebut membantunya mengubur jejak kejahatan.

Saya tidak tahu apa-apa, saya hanya promosi untuk mereka.

Seungri

Di akhir wawancara yang dikutip Soompi, Seungri berharap investigasi tetap objektif. Dia juga meminta maaf kepada penggemarnya, juga agensi YG Entertainment yang sudah mendepaknya dari daftar artis mereka. Tanpa menyebut BIGBANG, dia juga meminta maaf pada mereka.

Titi Kamal Kesulitan Jadi Istri Raffi Ahmad di Film Rumput Tetangga

Titi Kamal
Film yang dibintangi Raffi Ahmad dan Titi Kamal berjudul Rumput Tetangga.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Aktris Titi Kamal blak-blakan mengenai perannya di film terbaru, RA Pictures, Rumput Tetangga. Disitu, dia berperan sebagai Kirana, istri dari Ben yang dimainkan Raffi Ahmad.

“Iya alhamdulillah ini film terbaru saya judulnya Rumput Tetangga. Ini bisa dibilang genrenya drama komedi keluarga aku perannya disini sebagai Kirana. Kirana itu adalah seorang ibu rumah tangga. Ada 2 anak,” kata Titi Kamal di Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, Kamis (21/3).

Menurut Titi, memerankan sosok Kirana sebetulnya bukan perkara mudah. Pasalnya, selain menjadi ibu rumah tangga, istri Christian Sugiono ini bakal berubah menjadi wanita karier di pertengahan film.

Lihat juga: Dimas Aditya Tertantang Perankan Mahasiswa Jurusan Arkeologi

“Kesulitan pasti ada, karena disini memerankan 2 kehidupan yang berbeda gitu ya. Karena terjadi sesuatu yang membuat dia mengalami perubahan. Nah di situ gimana aku bisa men-develope karakternya jadi beda itu lumayan susah,” kata Titi Kamal.

Titi Kamal

“Dia itu memiliki keinginan terpendam ingin jadi wanita karier. Karena dulu dia waktu sekolah aktif di OSIS segala macam. Di hati kecilnya dia mau coba kehidupan wanita karier,” ujarnya lagi.

Lihat juga: Angela Lee Ogah Klarifikasi ke Hilda Vitria

Meskipun begitu, ibu dua anak ini tetap ingin film Rumput Tetangga bisa benar-benar menunjukkan keseharian yang biasa terjadi di kehidupan bermasyarakat.

“Aku pengin film ini benar-benar jujur. Karena kadang masyarakat kayak misalnya lihat sosmed orang ‘Wah enak ya jadi si A bisa begini-begitu.’ Jadi kadang tuh orang suka melihat kehidupan orang lain dan ingin merasakan gimana jadi dia, gitu. Ternyata kehidupan dia tuh nggak seindah itu,” katanya menuturkan.

Seperti diketahui, Rumput Tetangga rencananya bakal tayang di bioskop pada 18 April 2019. Selain Titi Kamal dan Raffi Ahmad, film ini juga dibintangi Gading Marten, Donita, Asri Welas hingga Tora Sudiro.

https://youtu.be/hS4xgpl0s6I

Lagu Ditonton 102 Juta Kali, Ghea Youbi Bisa Beli Rumah

Ghea Youbi
Dari kesuksesan lagu “Nggak Ada Waktu Beib”, Ghea Youbi ngaku mampu beli rumah dan mobil.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Saat merilis lagu “Nggak Ada Waktu Beib”, penyanyi Ghea Youbi sempat mendapat cemoohan. Sebabnyam lagu tersebut terlalu meniru dan memanfaatkan kesuksesan lagu “Lagi Syantik”  milik Siti Badriah.

Namun Ghea Youbi tidak peduli dengan semua tudingan itu. Dia pun membuktikan kapasitasnya sebagai penyanyi dengan meraih penonton sebanyak 102 juta di YouTube. Sebuah angka yang luar biasa bagi penyanyi pendatang baru.

Sebagai bentuk syukur dan terimakasih, Ghea Youbi pun menggelar acara syukuran di Jakarta, baru-baru ini. Ghea mengakui bersyukur sekaligus tidak menyangka dengan prestasi yang diraihnya.

Lihat juga: Ananda Sukarlan Gelar Konser untuk Perbaikan Politik Indonesia
Ghea Youbi
Ghea Youbi gelar acara syukuran (dokumentasi pribadi).

“Aku nggak nyangka sama sekali bisa mencatat prestasi ini. Tadinya aku pikir kalau YouTube hanya iseng-iseng berhadiah. Tetapi YouTube malah mendapatkan sesuatu bagus,” kata Ghea Youbi.

Soal cibiran, Ghea Youbi menanggapinya dengan positif. Segala kritikan dianggapnya sebagai cambuk untuk lebih baik lagi.

“Kalau ada yang nyinyir aku selalu menyikapinya dengan positif. Pro kontra kan biasa. Yang penting Ghea berusaha untuk terus lebih baik,” katanya.

Lihat juga: Angela Lee Ogah Klarifikasi ke Hilda Vitria

Atas sukses lagu “Nggak Ada Waktu Beib”  banyak hal sudah didapat Ghea Youbi. Dia bahkan bisa membeli mobil dan rumah.

Ghea You

“Alhamdullilah bisa beli kendaraan, juga tempat tinggal dalam proses. Alhamdullilah sudah bisa memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Ghea bangga.

Rencananya dalam waktu dekat Ghea akan merilis lagu terbaru. Dia pun sedikit membeeri bocoran kalau lagu terbaru bakal menyuguhkan sedikit musik tradisional.

“Ada musik tradisional yang kemungkinan aku masukin kayak gamelan. Ide ini juga ada dari aku. Aku selalu bertukar ide dengan pihak label,” tutur Ghea.