China Membuka Investasi Asing untuk 8 Sektor Mulai 30 Juli

Investasi Asing
Presiden China Xi Jinping. (REUTERS/Ahim Rani)

Jakarta, Posmetro Indonesia – Pemerintah Cina akan menghapus pembatasan investasi asing di sejumlah sektor bisnis mulai 30 Juli. Ini akan dilakukan dengan mengurangi jumlah sektor bisnis yang termasuk dalam daftar negatif investasi asing dari 48 sektor saat ini menjadi 40 sektor.

China saat ini memiliki daftar negatif yang menyatakan industri mana yang tertutup untuk investasi asing.

Dikutip dari AFP. Kementerian Perdagangan dan Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional dan China mengatakan daftar itu akan dikurangi dari 48 sektor menjadi 40 sektor.

Lihat juga: Jokowi ingin Tank Membawa Manfaat Ekonomi, Bukan Hanya Air

Pengumuman itu datang sehari setelah Presiden Cina Xi Jinping. Dan Presiden AS Donald Trump bertemu di sela-sela KTT G20 pada Sabtu (30/6). Keduanya sepakat untuk memulai kembali pembicaraan perdagangan yang terhenti pada Mei.

China dan AS telah terlibat dalam perang dagang sejak tahun lalu melalui perang tarif yang dilakukan oleh masing-masing negara atas barang-barang senilai US $ 360 miliar.

Trump menuntut Cina untuk melakukan reformasi struktural untuk memastikan perlakuan yang adil bagi investor asing.

Lihat juga; OJK Ramal Kredit Tumbuh 12-14 Persen pada 2020

Awal bulan ini, perdana menteri China Li Keqiang berjanji pasar negaranya akan dibuka lebih jauh untuk bisnis asing.

“Kami akan melunakkan pintu masuk ke lebih banyak sektor untuk menciptakan lingkungan bisnis internasional. Yang didirikan di pasar dan hukum,” kata Li kepada perwakilan perusahaan multinasional di Great People’s Hall mewah di Beijing.

Tiongkok mengadopsi undang-undang pada bulan Maret yang bertujuan memberi hak kepada investor asing sama dengan perusahaan Cina di sebagian besar sektor, kecuali yang ditempatkan di “daftar negatif”.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *