Kategori: Internasional

Turut Mengancam Hewan Ternak Karena Erupsi Gunung Taal

Turut Mengancam Hewan Ternak Karena Erupsi Gunung Taal

Jakarta, Posmetro Indonesia – Erupsi gunung taal di Filipina menyisakan luka bagi hewan-hewan ternak yang mulai ditinggalkan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain rumah dan jalan-jalan desa yang mulai sepi, hewan ternak juga terbengkalai tidak terurus.

Sapi, Kuda, Babi, dan Burung milik warga nampak mencolok tidak terawat dengan abu tebal yang melapisi kulit tubuh. Tidak sedikit kuda dan sapi yang setengah tubuhnya telah terkubur abu vulkanik.

CNN melaporkan sejumlah warga mengabaikan peringatan untuk menyelamatkan diri dan memilih bertahan untuk merawat hewan peliharaan. Tidak hanya itu, warga juga berupaya menyelamatkan hewan ternak untuk dibawa ke tempat pengungsian sementara.

Lihat juga: Puerto Rico Diguncangkan 3 Gempa Susulan Hingga Selasa Petang

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) mengatakan hingga Rabu (15/1) mencatat gunung Taal masih berada pada status siaga 4. Erupsi diperkirakan terjadi dalam beberapa jam hingga hari kedepan.

Kepala pemantauan gunung berapi PHIVOLCS, Mariton Bornas mengungkapkan hingga kini pihaknya mencatat gempa bumi masih terus terjadi di gunung Taal.

“Gempa bumi yang cukup kuat terjadi terus menerus yang disebabkan oleh retakan yang menandakan magma akan keluar dari Taal,” ungkap Bornas.

Pemerintah memperluas jarak aman warga yang semula berada di radius 14 kilometer dari gunung Taal untuk menjadikan 17km. Warga diperingatkan untuk meninggalkan tempat tinggal dan mengungsi ke sekitar 200 titik evakuasi.

Hingga Selasa (14/1) gunung Taal telah memuntahkan lava panas setinggi 800 meter ke udara. Tercatat lebih dari 350 gempa vulkanik terjadi sejak Minggu (12/1) hingga Selasa. Sekitar 50 gempa vulkanik tercatat terjadi selama kurun waktu 8 jam pada Selasa.

Lihat juga: Belasan Penerbangan Dibatalkan Imbas Demo di Hong Kong

Mayoritas warga yang mendiami area disekitar gunung Taal berprofesi sebagai petani, buruh, hingga pemandu wisata di kota Tagaytay. Lokasi ini dikenal lewat potensi wisata yang menyediakan taman hiburan, resor tapi pantai, dan klub kapal pesiar.

Bencana alam kali ini bukan hanya mengancam mata pencaharian, tetapi juga kesehatan warga. Sejumlah pengungsi mulai mengeluh gangguan pernapasan seperti pilek dan batuk karena menghirup abu vulkanik.

Gunung Taal yang berada di kota Tagaytay terletak di dekat perairan. Lokasi ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit dengan pemandangan alam yang kerap dikunjungi warga Manila. Taal merupakan gunung nomor 2 paling aktif di Filipina dan terakhir erupsi pada 1965 yang menewaskan ratusan orang.

Puerto Rico Diguncangkan 3 Gempa Susulan Hingga Selasa Petang

Puerto Rico
Gempa bumi mengguncang Puerto Rico.

Jakarta, Posmetro IndonesiaPuerto Rico kembali diguncangkan 3 gempa susulan pada Selasa (7/1) petang. 3 gempa susulan masing-masing bermagnitudo 6,4 terjadi sesaat sebelum matahari terbenam, magnitudo 6,6 pada pukul 16.24, dan magnitudo 6.0 pada pukul 15.18 waktu setempat.

8 orang terluka-luka dan 1 orang tewas di kota Ponce akibat gempa susulan yang tercatat sebagai rangkaian gempa terbesar di wilayah AS dalam beberapa hari terakhir.

Walikota Ponce, Mayita Melendez mengatakan beberapa daerah menderita kerusakan parah akibat gempa yang terjadi sejak Senin (6/1) pagi waktu setempat.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat mencatat guncangan keras akibat gempa pertama sempat memicu peringatan Tsunami di Puerto Rico dan Kepulauan Virgin, America Serikat. Peringatan Tsunami kemudian dicabut setelah getaran gempa reda.

Lihat Juga: Belasan Penerbangan Dibatalkan Imbas Demo di Hong Kong

Dilaporkan Associated Press, otoritas setempat sempat mengatakan salah satu pembangkit listrik utama di dekat pusat gempa di kota Ponce setempat rusak. Selain itu, layanan komunikasi dilaporkan sempat lumpuh.

Puerto Rico tidak memiliki sistem peringatan deteksi gempa bumi selain sirine tsunami. Rangkaian gempa di wilayah selatan tercatat sudah terjadi sejak 28 Desember 2018 dengan magnitudo bervariasi.

Direktur Jaringan Gempa, Victor Huerfano mengaku kesulitan untuk mendata korban dan kerugian akibat gempa lantaran akses komunikasi sempat lumpuh. Namun dia memprediksi kerusakan akan meluas seiring terjadinya gempa susulan.

“Kami berharap ini sebagai gempa terbesar kali ini. Gempa susulan masih akan terus terjadi untuk beberapa waktu,” ungkap Huerfano.

Akibat serangkaian gempa pemerintah memutuskan untuk menutup kantor-kantor pemerintahan dan meminta warga untuk tetap tenang.

Lihat juga: Resor Mewah Donald Trump Terancam Dihantam Badai Dorian

Guncangan gempa bermagnitudo 5,8 pada Senin (6/1) pagi sempat memicu tanah longsor, terputusnya aliran listrik, hingga merobohkan sejumlah rumah warga. Pusat gempa tercatat berada di kedalaman 10 km yang diduga karena tekanan antara lempeng Amerika Utara dan Karibia.

Kuatnya guncangan gempa sempat membuat kerusakan pada batu karang bercelah berjuluk Punta Ventana yang menjadi tujuan wisata di barat daya kota Guayanilla. Dilaporkan 34 rumah rusak berat hingga roboh.

Puerto Rico sempat diguncang gempa terbesar dengan magnitudo 7,3 di pantai barat laut hingga memicu tsunami pada Oktober 1918. Gempa memicu kerusakan terparah dan 116 orang dilaporkan meninggal dunia.

Belasan Penerbangan Dibatalkan Imbas Demo di Hong Kong

Hong Kong
 

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak 16 penerbangan di bandara internasional Hong Kong dibatalkan, Minggu (1/9). Pembatalan ini dilakukan akibat aksi demonstrasi yang dilakukan aktivis pro demokrasi. Mereka memblokir akses jalan menuju bandara Hong Kong.

Protes dilakukan sehari setelah polisi dan para demonstran terlibat kekerasan ketika mereka melakukan demonstrasi tanpa izin di tengah kota. Demonstrasi ini telah berlangsung selama 13 pekan dalam 3 bulan terakhir.

Belasan penerbangan di batalkan, seperti dilaporkan situs bandara tersebut. Aula keberangkatan pun dipenuhi penumpang yang berusaha mencapai terminal keberangkatan.

Lihat juga: Resor Mewah Donald Trump Terancam Dihantam Badai Dorian

Sebelumnya, operator kereta bandara Airport Express menangguhkan layanan kereta menuju bandara. Penangguhan dilakukan setelah massa mengepung stasiun tersebut.

Para pengunjuk rasa berpakaian hitam berusaha menyembunyikan diri dari CCTV dengan mengenakan payung. Mereka membangun barikade di terminal bus dan berusaha menghentikan lalu lintas di jalan utama menuju bandara.

Para pendemo sengaja menyasar bandara dalam aksi mereka kali ini. Sebab, mereka berusaha menarik perhatian dunia internasional atas aksi tersebut.

Lihat juga: Aktivis Hong Kong yang Ditangkap Bebas Dengan Jaminan

Para penumpang yang kesulitan transportasi terpaksa meninggalkan bandara dengan menyeret koper dan barang-barang mereka sepanjang jalan untuk keluar bandara.

Aksi demonstrasi di Hong Kong semakin keras. Akis ini awalnya dipicu oleh ketidaksetujuan atas undang-undang baru yang tengah diusulkan. Aturan baru itu memungkinkan dilakukannya ekstradisi (penyerahan kriminal) ke daratan China. Namun, aksi demonstrasi ini dengan cepat berubah menjadi aksi anti-pemerintahan.

Di salah satu terminal bandara, para pemrotes melepaskan tabung pemadam kebakaran, menumpuk troli bagasi dan membarikade jalanan. Mereka juga menghancurkan kamera pengintai sebelum polisi akhirnya mengusir.

Resor Mewah Donald Trump Terancam Dihantam Badai Dorian

Donald Trump
Resor Mewah Donald Trump Terancam Dihantam Badai Dorian Resor Mar-a-Lago (AFP/Saul Martinez/Getty Images)

Jakarta, CNN IndonesiaResor Mar-a-Lago milik Presiden AS Donald Trump di Florida terancam diamuk badai Dorian. Pasalnya resor mewah ini berada di jalur yang bakal dilewati badai tersebut.

Jalur terbaru badai Dorian yang diungkap Pusat Badai Nasional AS menempatkan resor ini dalam persimpangan lintasanya dengan kecepatan angin yang hampir mencapai 140 mph (225 kpj). Lembaga tersebut mengungkapkan bahwa Dorian baru saja masuk ke dalam kategori empat yang berarti sangat berbahaya dengan kecepatan angin yang sudah mencapai 130 mph (215 kpj).

Para peramal cuaca mengatakan bahwa topan tersebut akan mengancam jutaan orang, khususnya di sepanjang pantai timur Floria yang padat penduduk. Hanya saja ada juga kemungkinan dari ramalan lain yang memperkirakan bahwa badai akan berbelok ke utara menuju pantai.

Mengutip AP, resor musim panas yang ditutup untuk musim panas ini berada di Palm Beach. Pada Jumat Sore tak ada aktivitas yang terlihat di sana. Organisasi Trump pun tak memberikan tanggapan terkat hal ini.

Lihat juga: Aktivis Hong Kong yang Ditangkap Bebas Dengan Jaminan

Namun Trump sempat ditanya seberapa khawatir dia tentang ancaman badai yang menerpa resornya.

“Yah, Ada tahu saya bahkan belum memikirkannya, pertanyaan itu baru disinggung beberapa waktu lalu. Ya mungkin itu akan terlihat seperti pusat yang mati, tapi Mar-a-Lago bisa mengatasi hal itu sendiri. Itu adalah tempat yang sangat kuat.”

“Hal yang saya khawatirkan adalah negara bagian Florida karena mungkin saja ini adalah badai yang memecahkan rekor. Sekarang mungkin segalanya akan berubah. Kami berharap ada satu elemen yang mungkin terjadi dan membuat badai ini berbelok ke kanan dan naik ke utara sebelum atau saat mencapai pantai. Itu akan bagus, tapi persentasenya cukup kecil pada titik ini.”

Lihat juga: Pesawat Airbus Rusia Mendarat Darurat Usai Tabrak Burung

Mar-a-Lago adalah resor yang berdiri dari tahun 1920-an dan dibangun oleh pewaris Marjorie Merriweather Post. Resor ini memiliki 126 kamar.

Ada alasan mengapa Trump mengatakan kalau resor tersebut ‘kuat.’ Badai selalu menjadi bagian dari sejarah resor ini. Resor yang dibeli Trump pada 1985 ini pernah dihantam badai pada 2005. Saat itu dia mengatakan menerima pembayaran asuransi sebesar US$17 juta untuk memperbaiki kerusakan akibat topan. Namun AP hanya menemukan sedikit bukti untuk perbaikan kerusakan skala besar itu.

Aktivis Hong Kong yang Ditangkap Bebas Dengan Jaminan

Hong Kong
Aktivis pro demokrasi Hong Kong, Joshua Wong.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Dua aktivis pro demokrasi Hong Kong, Joshua Wong dan Agnes Chow, yang dilaporkan sempat ditangkap polisi kini sudah dibebaskan. Keduanya lepas dari tahanan dengan jaminan, setelah dicokok karena dianggap menghasut penduduk untuk mengikuti demonstrasi pekan lalu.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (30/8), Joshua dan Agnes langsung mengadakan jumpa pers usai bebas dari tahanan. Keduanya dituduh menggalang demonstrasi ilegal pada 21 Juni lalu.

“Meski mereka menangkap dan memburu kami, kami tidak peduli dan akan terus berjuang,” kata Joshua kepada awak media.

Menurut pernyataan Partai Demosisto, tempat Joshua bernaung, keduanya ditangkap di tempat berbeda. Joshua ditangkap ketika sedang berjalan menuju stasiun kereta pada pukul 07.30 waktu setempat, dan langsung dibawa ke dalam sebuah mobil van.

Lihat juga: Pesawat Airbus Rusia Mendarat Darurat Usai Tabrak Burung

Sedangkan Chow dijemput polisi di rumahnya.

“Kami sebagai penduduk Hong Kong tidak akan menyerah dan tak pernah takut. Kami akan tetap memperjuangkan demokrasi,” kata Chow.

Kepolisian Hong Kong juga menangkap aktivis Andy Chan. Dia dibekuk di Bandara Internasional Hong Kong pada Kamis (29/8) malam. Dia disangka menyulut kerusuhan dan menyerang aparat kepolisian.

Belum diketahui apakah rencana unjuk rasa pada akhir pekan ini di Hong Kong akan tetap berjalan atau tidak. Sebab, Kelompok pegiat Front Hak Asasi Manusia Hong Kong (CHRF) sebagai penggagas memutuskan membatalkan rencana mereka.

Keputusan itu diambil setelah mereka gagal mendapatkan izin dari kepolisian, serta penangkapan dan penganiayaan terhadap sejumlah tokoh aktivis.

Lihat juga: Bertemu Petinggi Pemberontak Houthi, Iran Kecam Saudi

“Prinsip utama kami adalah untuk melindungi seluruh peserta aksi dan memastikan tidak ada satu pun yang berurusan dengan hukum karena keikutsertaan mereka dalam unjuk rasa yang kami organisir. Karena kami melihat tidak ada kemungkinan syarat-syarat itu terpenuhi, maka dari itu kami tidak punya pilihan lain untuk membatalkan aksi esok hari,” kata perwakilan CHRF, Bonnie Leung.

Demonstrasi akhir pekan ini bertujuan memperingati lima tahun tuntutan menggelar pemilihan umum untuk menentukan pemimpin dan anggota dewan Hong Kong. Pada 2015, pemerintah China menolak usul pemilu dan menunjuk langsung pemimpin Hong Kong.

Joshua telah dua kali dijebloskan ke penjara. Pada 2018 dia dijatuhi hukuman tiga bulan penjara atas perannya dalam aksi demonstrasi pro-demokrasi “Gerakan Payung” di 2014. Dia baru bebas dari penjara pada Juni lalu.

Sedangkan Chan sebelumnya juga ditangkap oleh polisi Hong Kong. Dia disangka menyimpan senjata dan bahan pembuat bom. Chan adalah pendiri Partai Nasional Hong Kong yang sudah dibubarkan.

Pemerintah menuduh Chan sebagai aktivis radikal karena menyebarkan kebencian terhadap pendatang dari China, dan mengajak untuk angkat senjata demi kemerdekaan Hong Kong.

Awalnya, para demonstran menuntut pemerintah membatalkan pembahasan rancangan undang-undang ekstradisi yang memungkinkan tersangka satu kasus diadili di negara lain, termasuk China.

Para demonstran tak terima karena menganggap sistem peradilan di China kerap kali bias, terutama jika berkaitan dengan Hong Kong sebagai wilayah otonom yang masih dianggap bagian dari daerah kedaulatan Beijing. Mereka khawatir beleid itu digunakan untuk membungkam para aktivis yang tidak sepakat dengan aturan yang diterapkan China.

Berawal dari penolakan RUU ekstradisi, demonstrasi itu pun berkembang dengan tuntutan untuk membebaskan diri dari China.

Pesawat Airbus Rusia Mendarat Darurat Usai Tabrak Burung

Rusia
Pesawat Rusia mendarat darurat di ladang jagung.

Rusia, Posmetro Indonesia – Pesawat penumpang Rusia dilaporkan terpaksa mendarat darurat di ladang jagung tanpa ban setelah menabrak sekumpulan burung usai lepas landas di bandara Moskow.

Menyitat CNN pada Kamis (15/8), Badan Transportasi Udara Rusia menjelaskan, tidak lama setelah lepas landas pesawat Ural Airlines Airbus A321 bertabrakan dengan sekelompok camar. Sebagian burung itu dikatakan terhisap ke mesin.

Lihat juga: Bertemu Petinggi Pemberontak Houthi, Iran Kecam Saudi

Russia Today melaporkan pesawat yang berencana menuju Simferopol, Crimea, itu tidak sempat membuang bahan bakar dan mengeluarkan ban. Pesawat terpaksa mendarat di ladang jagung yang jaraknya 1 km dari bandara.

Sebelum mendarat darurat, mesin yang bermasalah dimatikan guna menghindari api di kabin.

CEO Ural Airlines Sergey Skuratov mengatakan skala ‘serangan burung’ pada kenyataannya merupakan sesuatu yang di luar kebiasaan.

“Ini tergolong lumayan langka, itu terjadi mungkin sekali dalam 50 tahun,” ucap Skuratov.

Lihat juga: WNI Ditangkap Saat Akan Pulang Kampung Sebab Jual Uang Palsu

Tidak ada api yang terjadi saat pesawat yang mengangkut 226 penumpang dan 7 kru ini mendarat menggunakan area perutnya. Meski begitu dilaporkan 74 penumpang, termasuk 19 anak, mengalami cedera.

Kejadian ini mengingatkan kembali insiden pada 2009 yang melibatkan pesawat US Airways Flight 1549 Airbus A320. Pesawat ini menabrak angsa di udara selepas terbang dari bandara New York.

Akibat kejadian itu mesin mati total dan pesawat tidak bisa mendarat di bandara manapun. Pilot memutuskan mendarat di Sungai Hudson dekat Manhattan, sebanyak 155 orang diselamatkan menggunakan kapal.

Bertemu Petinggi Pemberontak Houthi, Iran Kecam Saudi

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan kembali dukungannya terhadap kelompok pemberontak Houthi di Yaman.

Hal itu dinyatakan Khamenei saat bertemu juru bicara Houthi, Mohammed Abdul Salam di kediamannya di Taheran, Selasa (13/8).

Pertemuan tersebut berlangsung setelah pasukan Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung Uni Emirat Arab berhasil merebut kota pelabuhan Aden, Yaman pada Sabtu (10/8) lalu.

Lihat juga: WNI Ditangkap Saat Akan Pulang Kampung Sebab Jual Uang Palsu

“Saya mendeklarasikan dukungan saya kepada mujahidah yang berjuang di Yaman,” ujar Khamenei dalam sebuah pernyataan.

Pemimpin Iran itu juga menuduh Arab Saudi dan UEA telah berkomplot untuk membagi Yaman.

“Saudi dan UEA serta pendukung mereka telah melakukan kejahatan besar di Yaman. Mereka mencoba memecah Yaman. Komplotan ini harus ditentang secara tegas dan Yaman yang bersatu dengan integritas kedaulatan harus didukung,”  kata Khamenei.

Sementara itu, Khamenei juga mengecam ketidakpedulian negara Barat terhadap aksi kejahatan yang terjadi di Yaman.

“Sikap anti AS dan anti Barat di Republik Islam Iran bukan merupakan fanatisme. Sebaliknya, mereka berdasarkan kenyataan, tindakan para politisi AS  dan negara Barat yang berpura-pura manusiawi, beradab dan etis padahal melakukan kejahatan terburuk dan berbicara tentang hak asasi manusia,” ujar Khamenei.

Dikutip AFP, Amerika Serikat dan para sekutu Baratnya diketahui terus meningkatkan penjualan senjata ke Arab Saudi dan UEA, meskipun datang protes keras dari masyarakat internasional.

Lihat juga: Anak Tewas Kepanasan di Mobil, Ibu Terlelap Tidur Siang

Di sisi lain, Saudi dan UEA kerap menuduh Iran yang menyediakan senjata kepada kelompok pemberontak Houthi, termasuk rudal balistik. Namun, semua tuduhan tersebut secara tegas dibantah oleh Teheran.

Sementara itu, kekalahan pendukung Presiden Yaman, Abedrabbo Mansour Hadi yang didukung oleh Arab Saudi menunjukkan adanya perbedaan ambisi dari mitra-mitra koalisi utama Yaman serta mengancam akan melemahkan perjuangan Yaman melawan kelompok Houthi.

Konflik antar pemberontak Houthi dan pemerintahYaman telah menewaskan puluhan ribu korban jiwa serta menelantarkan lebih dari 3 juta penduduk sejak 2015 lalu.

Lihat juga: Polisi Hong Kong Tembakan Gas Air Mata ke Demonstran

Peserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun melaporkan ada sekitar 20 juta warga Yaman yang membutuhkan bantuan kemanusiaan akibat konflik.

WNI Ditangkap Saat Akan Pulang Kampung Sebab Jual Uang Palsu

Uang Palsu
Ilustrasi uang palsu.

Jakarta, Posmetro Indonesia — Aparat Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) menangkap seorang pria asal Indonesia di Tawau, Sabah. Penyebabnya adalah lelaki itu kedapatan memiliki uang palsu dalam mata uang Real Brasil bernilai MYR10,5 juta atau sekitar Rp 35,6 miliar.

Dilansir Malaymail, Jumat (9/8), penangkapan ini dilakukan pada Senin (5/8) lalu pukul 16.00 waktu setempat. Wakil komisaris kepolisian Sabah, Datuk Zaini Jass, mengatakan bahwa penangkapan pria berusia 27 tahun itu dilakukan di dermaga Tawau ketika tersangka hendak pergi ke Nunukan, Indonesia.

Lihat juga: Anak Tewas Kepanasan di Mobil, Ibu Terlelap Tidur Siang

“Tersangka sedang membawa sebuah tas berisi sekitar seribu uang kertas yang kelihatannya bernilai R$10 ribu yang hendak dijualnya kepada seseorang, tapi transaksi itu gagal,” kata Zaini dalam konferensi pers.

“Menurut tersangka, dia mendapatkan uang itu dari WNI lainnya yang bernama ‘Arif’ asal Surabaya, Indonesia,” ujar Zaini.

Dia juga menambahkan bahwa kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait kemungkinan adanya komplotan lain yang terlibat dalam kasus ini.

Lihat juga: Polisi Hong Kong Tembakan Gas Air Mata ke Demonstran

Selain itu, Kedutaan Brasil juga telah diberitahu untuk membantu proses penyelidikan kasus uang palsu ini.

Zaini menambahkan bahwa uang palsu tersebut dapat dengan mudah dianggap asli karena kualitasnya yang tinggi.

Akibatnya, tersangka terjerat pasal 489C KUHP atas kasus pemalsuan. Dia telah ditahan selama 4 hari sejak 6 Agustus lalu.

Anak Tewas Kepanasan di Mobil, Ibu Terlelap Tidur Siang

Tewas
Ilustrasi jenazah.

Jakarta, Posmetro Indonesia – Seorang anak berusia 2 tahun asal Amerika Serikat ditemukan tewas di dalam mobil yang sedang diparkir di jalan dekat rumahnya di San Diego, California pada Senin (5/8). Bayi tang diidentifikasi bernama Scarlett Grace Haris meninggal ketika ibunya sedang tertidur lelap.

Melihat Scarlet yang tidak sadarkan diri, sang ibu langsung menelpon petugas gawat darurat. Dilansir The Independent, Kamis (8/8), tim paramedis langsung bergegas menuju lokasi kejadian dan mencoba menyelamatkan Scarlett.

Lihat juga: Polisi Hong Kong Tembakan Gas Air Mata ke Demonstran

Akan tetapi dia dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Pihak kepolisian tidak langsung menginformasikan apakah Scarlett telah ditinggal di dalam mobil atau dia tidak sengaja terkunci di dalamnya.

Lingkungan tempat Scarlet bersama dengan orang tuanya tinggal memang banyak didiami oleh keluarga anggota militer. Ayah Scarlet adalah seorang tentara.

“Ini berat,” ujar seorang tetangga kepada NBC di San Diego.

“Ini (insiden) dapat terjadi kepada siapa pun dari kita. Saya seorang ibu, kami melewati banyak hal sebagai keluarga militer. Ini sangat menyedihkan,” tambahnya.

Lihat juga: Anak Dan Ibu Dilarikan Ke Rumah Sakit Karena Tertimpa Durian

Insiden tewasnnya Scarlett terjadi hanya beberapa pekan setelah 2 anak kembar berusia 2 tahun juga ditemukan tewas akibat kepanasan di dalam mobil di New York City. Insiden itu terjadi akibat sang ayah yang lupa bahwa anak-anaknya masih ada di dalam mobil ketika dia tinggal bekerja.

Kelompok advokasi Kids and Cars melaporkan ada banyak insiden kematian balita di dalam mobil bersuhu tinggi yang terjadi di AS, rata-rata setiap 9 hari dengan jumlah 38 kematian setiap tahunnya. Namun, angka kematian paling tinggi terjadi pada tahun lalu dengan total 53 kematian anak yang kepanasan akibat terjebak di dalam mobil dengan suhu tinggi.

Polisi Hong Kong Tembakan Gas Air Mata ke Demonstran

Hong Kong
Aksi protes di Hong Kong kembali memanas, Sabtu (3/8) malam. (REUTERS/Tyrone Siu).

Hongkong, Posmetro Indonesia – Aparat kepolisian Hong Kong melepaskan tembakan gas air mata ke para demonstran berkaos hitam yang menantang RUU ekstradisi, Sabtu (3/8) malam. Gelombang unjuk rasa ini pecah usai massa turut menyerang kantor polisi Yau Tsim di Kota Kowloon.

Laporan wartawan AFP menyebut polisi berkali-kali melontarkan gas air mata ke kerumunan massa pro demokrasi di jalan-jalan yang biasanya di penuhi turis dan wisatawan tersebut.

Polisi sendiri sudah memperingatkan akan menggunakan gas air mata dengan mengibarkan bendera hitam jika massa tidak membubarkan diri. Dengan pakaian lengkap anti hura-hara, polisi yang berjaga di Nathan Road sudah bersiap menghalau massa, dikutip dari Reuters.

Gas air mata ii digunakan polisi, karena para pengunjuk rasa sudah melakukan perusakan fasilitas dan membakar kendaraan didekat kantor polisi.

Lihat juga: Anak Dan Ibu Dilarikan Ke Rumah Sakit Karena Tertimpa Durian

Protes terhadap RUU yang diusulkan parlemen Hong Kong yang memungkinkan orang diekstradisi agar diadili di daratan Cina terus tumbuh dan semakin keras sejak Juni. Gelombang-gelombang protes dilakukan dan polisi dituduh melakukan kekerasan berlebihan serta gagal melindungi pengunjuk rasa dari dugaan serangan geng.

Sebelumnya pada hari itu, para pengunjuk rasa sudah berbaris melalui distrik Mong Kok. Mereka kemudian menyebar ke berbagai area sepanjang Kowloon, dimana mereka mendirikan penghalang di jalan-jalan yang sibuk untuk memblokir arus lalu lintas.

Para pengunjuk rasa, menutupi wajah mereka dengan topeng atau bandana dan mengenakan helm dan kacamata, telah mengadopsi taktik yang modern. Pada hari Sabtu, banyak yang membawa tongkat hiking dan beberapa memegang perisai buatan sendiri.

Lihat juga: Gelombang Panas Landa Jepang, 11 Orang Tewas

“Kami tidak tinggal di tempat yang sama. Kami menggunakan taktik tabrak lari,” kata seorang pekerja konstruksi yang berada di antara pengunjuk rasa di daerah Mong Kok di Kowloon dan menyebut para demosntran harus seperti air untuk menghadapi polisi yang diibaratkan batu.

“Jika polisi terlalu kuat, kita akan pergi. Mereka adalah batu, jadi kita harus seperti air,” tambahnya.